Follow Me :)

Sabtu, 23 Februari 2013

A way

Aku menemukan jalan kembali ke damai. Meskipun aku tidak benar-benar tahu apa yang akan aku lakukan ketika aku sampai di sana.
Aku mngambil nafas dan memegang erat-erat gumpalan awan dengan tangan kecilku.

Berputar lagi waktu dan jatuh indah kembali ke dalam do'a. Aku tergantung di setiap kata yang kamu katakan. Aku ingat setiap kata itu. Dan bahkan jika kamu tidak ingin berbicara, itu akan baik-baik saja.
Aku baik-baik saja karena aku ingin lebih merasakan duduk di pintu hati dan mendengarkan kamu bernafas. Di mana aku ingin
menjadi aku yang sedang mencari masa lalu.

Bayangan pikiranku didalam kebenaran dan aku mencoba untuk mengenali suara-suara di benakku.
Tuhan manakah yang benar?
Biarlah aku merasakan satu lagi waktu ketenangan. Dimana aku ingin menjadi aku, tidak ingin apa-apa dari semua bisikan.

Apa kau lelah menungguku? Aku hanya ingin menjadi aku disini sekarang. Aku masih merindukanmu.

-RD

Just see your Eyes..

Berapa lama aku akan berada dalam badai ini? Aku begitu kewalahan oleh laut yang tak berbentuk bentuk ini. Air semakin sulit untuk ku tapak. Dengan ombak diatas kepalaku.

Jika aku hanya bisa melihat kamu
semuanya akan baik-baik saja. Jika aku melihatmu badai secara langsung akan berubah menjadi hamparan cahaya.

Dan aku akan berjalan di atas air
dan apakah kamu akan menangkap aku jika aku jatuh?
Dan aku akan tersesat ke dalam mata kamu dan semuanya akan
baik-baik saja. Karena aku sangat suka mata itu.

Aku tahu kamu tidak membawa aku di sini untuk menenggelamkan aku. Tapi berusaha membawaku ke dalam hatimu melalui mata itu.
Jadi mengapa aku 10 kaki di bawah dan terbalik?

Nyaris, tidak bertahan telah
menjadi tujuanku. Karena aku begitu terbiasa untuk hidup di bawah permukaan.
Jika aku hanya bisa melihat kamu semuanya akan baik-baik saja.
Jika saya hanya dapat dan hanya bisa tetap di bawah permukaan, aku harap masih bisa melihat mata itu.

RD~

Kamis, 21 Februari 2013

Pertanyaan yang tak ada jawabnya..

Kalau tahu sesakit ini, seharusnya aku tak seteguh ini mempertahankanmu. Tapi kenapa slalu saja ada beberapa bisikan yang membuatku ingin terus ada dihadapanmu.
Sepertinya dia sudah mengambil langkah, sedangkan aku masih juga berdiri di tempat semula. Entah apa yang aku tunggu.  Apa aku juga harus mengambil langkah sepertinya? Apa aku tidak boleh tetap di pijakan semula saja? Aku seperti orang gagu sekarang.
Apakah ini adalah bagian dari permainan hati? Apa aku harus menjauh? Dan apa aku mampu?
Tidak ada objek untuk berpindah atau memang aku tidak ingin berpindah? Atau aku tak mampu berpindah?
Dan kamu sekarang mulai perlahan menjauhiku. Aku paham.
Banyak sekali pertanyaan yang tak bisa aku jawab sendiri.

Thirteen~

Rabu, 21 November 2012

Brownies


BAHAN KUE BROWNIES KUKUS:

    170 gram dark cooking chocolate
    75 gram margarin
    2 butir telur
    75 gram gula pasir
    75 gram tepung terigu
    Kacang Walnut
    ½ Sendok teh baking powder
CARA MEMBUAT KUE BROWNIES KUKUS:

    Lelehkan dark cooking chocolate dan margarin.
    Kocok telur dan gula sampai larut.
    Masukkan tepung dan baking powder yang sudah diayak dan diaduk rata.
    Tambahkan cokelat cair dan margarin sambil diaduk rata.
    Tuang dalam loyang brownies yang dioles margarin dan dialasi kertas. Sisihkan.
    -Panaskan kukusan dahulu setelah mendidih kemudian baru masukkan loyang brownies, sebelum ditutup, taruh kacang walnut yg sudah diiris tipis dan dioseng dengan Teflon (api kecil) agar tampak kecoklatan.
    Kukus 30 menit dengan api kecil.
 Angkat keluarkan dari loyang, kemudian belah dengan pisau yg tajam.
    supaya jangan hancur, angkat bagian atasnya, kemudian isi tengahnya dengan coklat meses atau dark cooking coklat yg sudah diparut (sedikit saja dan merata) lalu satukan kembali dengan belahan atas brownies kukus.
    Tunggu dingin dan siap dihidangkan.


Bahasa Jerman:


STEAMED CAKE BROWNIES ZUTATEN:

    170 Gramm dunkle Kuvertüre
    75 Gramm Margarine
    2 Eier
    75 Gramm Zucker
    75 g Weizenmehl
    Nuts Walnut
    ½ TL Backpulver
HOW TO CAKE BROWNIES STEAMED MACHEN:

    Melt dunkle Kuvertüre und Margarine.
    Eier und Zucker vollständig gelöst.
    Geben Sie das Mehl und Backpulver gesiebt und gemischt gleichmäßig.
    Fügen Sie geschmolzene Schokolade und Margarine, Rührgeschwindigkeit.
    Gießen Sie die Brownie pan beschmiert mit Margarine und mit Papier. Beiseite stellen.
    -Heat nach dem ersten Dampfer zu kochen und dann legen Sie eine neue Pfanne Brownies, bevor es geschlossen, Ort Walnüsse, die in dünne Scheiben geschnitten werden und dioseng mit Teflon (geringe Wärmeentwicklung) zu schauen bräunlich.
    Dampf 30 Minuten bei schwacher Hitze.
 Heben Aus der Pfanne nehmen, dann mit einem Messer, das scharf gespalten.
    zerstört damit, heben Sie die obere, dann füllen Sie das Zentrum mit braunen oder dunklen Kuvertüre meses die seit geschreddert (ein wenig und gleichmäßig) und dann vereinigten haben erneut um die Hälfte über Brownies.
    Warten kalt und bereit zu dienen.

Selasa, 18 September 2012

Untuk Dia :)

Suatu potret masa lalu, kuhabiskan waktu itu rata-rata berpanas panas dan berpeluh di tengah lapangan dengan semangat yang tinggi demi melihat dia. Aku tidak tahu dorongan apa yang membuat ku ingin mengikuti kegiatan yang sama sekali tidak ku kuasai, hanya demi dia, cinta lama. Dari kejauhan, ku meliriknya, sesekali, berulang kali dan berkali-kali seakan tak ingin kehilangan sosok bayangannya yang slalu ingin kulihat kapanpun.
Ada perasaan tertentu saat dia memanggilku, entah itu menghukum atau sekedar menyapa. Dengan sifat angkuhnya, tapi itu yang membuatku bertahan. Ya, memang itulah dia. Tapi di balik itu semua ada sesuatu di dalam dirinya yang tak bisa ku deskripsikan dengan sebuah kata. Hanya hati yang mampu, tanyakan saja pada hati yang rapuh itu.
Hari berjalan..terus berputar, waktu demi waktu berjalan dengan ketidakpastian dan menunggu.
Aku berhasil hadir didekatnya, sekedar melihatnya dari kejauhan. Melalui jendela disudut kelas menatap tembok tinggi kelasnya, seolah kapan saja dia akan berdiri disana dan tersenyum. Kedekatan yang sulit kutafsirkan, aku begitu menyayanginya. Entah apa yang berputar di pikiranku yang kurang kompleks. Cerita demi cerita yang slalu ia bagikan padaku. Aku mendengarkan dengan sabar dan perasaan yang terkoyak. Tapi bila itu bahagia nya, lanjutkanlah. Saat itu ditengah malam yang dingin di hangatkan oleh sebuah api unggun di pusat lapangan, aku memanggil lirih namanya. Dan dia mendengarku :') Sebuah suara yang sangat lirih meluncur dariku, menyerupai bisikan anak kecil, dan aku tak percaya dia mendengarnya. Dalam gelap, ku tatap dia, sosok yang membuatku kagum.
Dia, tak pernah kuhapus dari memori. Tersimpan dalam tempat yang kedap udara, bertahan menjadi kenangan yg manis dan terkadang pahit. 
Terimakasih telah hadir dalam potongan kisah hidupku. Aku berharap aku punya tempat di hatimu, walau secuil di ujungnya :') setidaknya ada

There is always going to be a time, but will you do something when the time comes?

Senin, 30 Juli 2012

love can't be guessed

Cinta itu abstrak.
Cinta selalu saja pergi saat ia ingin melancarkan panahnya dan ingin berkata sesuatu tentang kebenaran hati.
Tapi entah mengapa hal itu slalu saja tertunda. Entah memang ditakdirkan seperti itu atau itu memang jalan cerita yang hanya Tuhan yang mengetahui tentang cerita cintaku saat ini.
Semua selalu sama saat kebenaran tinggal sedikit lagi terungkap, pasti cinta itu terbang.
Tapi setidaknya aku mengetahui, bahwa mereka juga menyayangiku.
Dan rasaku juga terbalaskan.
Walau kami memang tidak ditakdirkan bersama untuk saat ini.
Mungkin nanti, atau tidak sama sekali.
Hanya Tuhan yang tahu. Aku tidak pernah menyesal pernah menyayangi kalian. Walau kadang perih sering hadir dalam proses ku menyayangimu. Hingga kini kutemukan seseorang yang benar jadi milikku saat ini. Aku tidak mengulang kesalahan sebelumnya. Aku mengungkapkan apa yang kurasakan begitupun dia dan aku benar mencintainya.
Terimakasih telah hadir dalam hati kecilku ini.
:)

Jumat, 13 April 2012

A Lot of Love For You (ɔ ˘⌣˘)˘⌣˘ c)-

Cintaku terus tumbuh setiap harinya seperti bunga mawar yang indah di taman cinta kita berdua.
Setiap hari rasa sayangku semakin dalam, aku tidak menyangka akan sedalam ini rasa sayang itu.
Jangan pernah kau merasa sendiri, karena aku slalu disampingmu hingga waktu terus berjalan.
Jika kau bersedih atau kau merasa sendiri, ingatlah aku.
Menangislah kau saat kau butuh. Apabila kau tlah pulih dari semua bebanmu, tersenyumlah padaku. Ingat, kau tak selamanya bersedih dan kau tak bisa selamanya membuatku bersedih.
Aku mohon, apapun yang terjadi padamu jangan pernah jauhi aku lagi.
Kita satu, hadapi masalah itu bersama-sama.

You're the reason why I stay because I Love You.
13-12-11